Gurihnya Nasi Kuning yang Dimasak Habang Khas Kalimantan

nasi kuning ini kerap disajikan duet dengan lauk dan sambalnya yang dimasak habang (bumbu merah). Plus serundeng atau abon kelapa. Bisa pula didampingi ikan goreng, telur rebus dan ayam panggang . FOTO: SEKALIJALAN.COM/NOOR

KUALA KURUN, SEKALIJALAN.COM – Nasi kuning sangat lekat dalam keseharian masyarakat kita.  Momen syukuran atau perayaan yang berkaitan dengan perjalanan hidup kita, disimbolkan dengan kehadiran nasi kuning. Biasanya dalam wujud nasi tumpeng. Tapi, di Kuala Kurun dan Banjarmasin, atau kawasan Kalimantan, nasi kuning adalah penganan yang dikonsumsi bukan hanya pada hari istimewa. Saat sarapan, makan siang, nasi kuning bisa ditemukan di warung-warung pinggir jalan hingga hotel.

Bisa dibilang, tampilannya sederhana, namun aroma kunyit dan santan menyeruak saat nasi kuning dihidangkan. Teksturnya gurih. Aromanya yang gurih alami dipadu bumbu Bali, bawang merah dan putih, lombok kering serta jahe, menjadi menu khas suku Banjar.

Di Banjarmasin, nasi kuning ini kerap disajikan duet dengan lauk dan sambalnya yang dimasak habang (bumbu merah). Plus serundeng atau abon kelapa. Bisa pula didampingi  ikan goreng, telur rebus dan ayam panggang .Meskipun terbuat dari habang (bumbu merah), jangan langsung paranoid membayangkan sambal yang sangat pedas, membuat keringat bercucuran. Sebaliknya, justru ada sensasi sedikit manis sebab ditambahkan gula merah untuk menambah cita sara.  Rempah-rempah alami yang digunakan selama proses pembuatan nasi kuning membuat nasi kuning ini terasa lebih menggoda. (LEN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*