Ini Daftar Paket Wisata yang Ada di Desa Wisata Kreatif Terong Belitung

Panorama pantai di Belitung. Foto: triconetravel.com

BELITUNG, SEKALIJALAN.COM –  Belitung memang dikenal dengan pantai yang indah dan pasir putihnya yang mempesona. Belitung yang semakin dikenal lewat Film laskar Pelangi ini sebenarnya masih menyimpan beberapa harta karun alam yang masih bisa dieksplor. Satu di antaranya adalah Desa Wisata Kreatif Terong, Sijuk, Belitung. Sabtu (17/12/2016), Desa Wisata Kreatif Terong ini diresmikan jadi percontohan desa wisata oleh Kementerian Pariwisata.  Seperti diutarakan oleh Oneng Setya Harini, Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata,  Desa Wisata Kreatif Terong, Sijuk, Belitung ini bisa terealisasi lantaran ada jalinan kerja sama antara Local Work Group Destination Management Organization (LWG-DMO) bersama kelompok masyarakat dan Pemerintah Desa Terong.

“Support pemerintah juga tidak main-main. Semua lini memberikan perhatian yang konkret,”ujar Oneng. Sebagai desa percontohan, community dalam Desa Wisata Kreatif Terong adalah bagian ekosistem yang sangat penting. Budaya, adat istiadat, kuliner, kesenian mereka adalah aset yang bukan hanya indah sebagai cultural value, tetapi juga menaikkan nilai atraksi kawasan destinasi tersebut. Apalagi, sejak film Laskar Pelangi yang mengambil lokasi syuting di Belitung, menarik perhatian dan antusiasme masyarakat yang begitu besar.

Wisatawan jadi makin banyak yang datang ke sana. Penambang dan nelayan pelan-pelan mulai menggeser mata pencaharian utamanya menjadi pemandu wisata.”Ingat 60% wisman itu masuk ke Indonesia karena alasan cultural, sisanya 35% nature dan 5% man made. Dan Masyarakat pasti happy, karena mereka langsung mendapatkan benefit dari services pariwisata. Seeing is believing! “Oneng menengaskan.

Kreasi kreatif empat komunitas di Desa Wisata Terong, Sijuk, membuktikan itu. Empat destinasi unggulan, jadi bisa disaksikan di Pesona Wisata Mangrove, Pesona Wisata View Bukit Tebalu dan Pesona Agrowisata. Kelompok Bukit Tebalu Simpor Laki menghasilkan produk wisata alam perbukitan, hiking dan bumi perkemahan.  Panorama alamnya? Sangat keren. Ada empat bukit dengan jejeran batu granit yang bisa dinikmati.

Yang kedua, Kelompok Air Rusa Berehun. Komunitas ini sukses mengkreasikan lahan bekas tambang timah dengan produk kuliner lokal.  Yang ketiga, kelompok tani agrowisata perkebunan sayur dengan produk wisata edukatif untuk pelajarDan yang keempat, kelompok pemuda pecinta alam yang memanfaatkan hutan mangrove dan pantai yang landai dan sangat luas untuk dijadikan desa wisata yang layak jual.

“Paket wisata unik lain yang ditawarkan adalah nyungkor, nyumek, ngeremis, mincing bejaor, nyulo,mukat dan belajar nganyam. Desa Wisata di Kabupaten Belitung juga telah siap memasarkan homestyanya melalui digital. Ada sekitar 40 homestay yang telah siap jual. Ini hasil yang membanggakan karena DMO masuk ke Belitung baru 1,5 tahun,” katanya seperti dikutip dari halloIndonesia.

Bupati Belitung, Sahani Saleh, juga mengapresiasi penuh langkah ini.  Sahani mengaku makin optimistis mengembangkan pariwisata sebagai sektor unggulan pasca tambang.“Alhamdulillah sekarang beberapa desasudah memiliki destinasi. Saya berharap pengembangan pariwisata ini menjadi lebih kreatif lagi. Yang jelas, soal akomodasi di Desa Wisata Terong juga sudah siap dengan model Guest House,” ungkap Bupati.

Setelah Desa Wisata Kreatif Terong, pada Minggu (18/12), juga dilakukan ground breaking Desa Wisata Keciput, Kecamatan Sijuk di Pendopo Tanjung Kelayang.Potensinya tak kalah dengan Desa Wisata Kreatif Terong.  Di Desa Wisata Keciput, Anda dapat berenang di pantai yang terletak di Tanjung Kelayang dan menyeberang ke pulau-pulau kecil yang terletak sekitar 20 menit dengan menggunakan perahu nelayan.Mau berenang, snorkeling, dan mengunjungi bangunan ikonik dari jaman pemerintahan Belanda di Pulau Lengkuas juga bisa dilakoni di sana. (*/NOR)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*