Jelang Ramadhan Ciamis Gelar Ragam Festival Budaya

Masjid Agung Ciamis

SEKALIJALAN.COM, CIAMISKebudayaan, kultur, selalu menjadi pertunjukan menarik yang tak hanya mampu membius mereka yang menyaksikan, namun juga menekankan bahwa unsur tersebut melekat erat dalam keseharian masyarakat. Menjelang Ramadan, rangkaian event pariwisata yang digelar tak lepas dari kultur dan kebudayaan. Seperti yang diselenggarakan di Ciamis, bertajuk Pesona Galuh Nagari 2017, serangkaian festival adat  dapat disaksikan.

Selama sepekan, ada enam tema acara adat yang yang digelardi Kabupaten Ciamis. Pertama, ada Jagir Festival pada 19-20 Mei. Festival ini dilaksanakan  Desa Jayagiri-Penumbangan. Berikutnya, Upacara Adat Misalin 22 Mei di Dusun Tunggalrahayu Desa Cimaragas. Setelah itu, Upacara Adat Ngikis 22 Mei di Situs Karang Kemulyan Desa Karangmulyan Kecamatan Cijeungjing.

Dilanjutkan dnegan Upacara Adat Nyepuh 23 Mei di Ciomas. Setelah itu, Upacara Adat Merlawu pada 24 Mei di Situs Gunung Susuru Desa Kertabumi. Dan, terakhir ada Upacara Adat Merlawu II pada 25 Mei di Situs Gunung Padang Desa Sukaresik.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti memaparkan bahwa Pesona Galuh Nagari 2017 digelar untuk memunculkan potensi pariwisata Ciamis. Ini sangat penting karena Pesona Galuh Nagari adalah atraksi pariwisata berbasis masyarakat. “Festival seperti ini harus didorong lebih kuat agar bisa menjadi daya tarik wisatawan. Semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan,” tambah Esthy.

Panorama Pantai Batu Karas Ciamis

Ada banyak atraksi wisata budaya dan religi yang dapat disaksikan para wisatawan. Mulai dari Bersih Desa Ngaruat Jagat, Pameran Bebegig Sawah, Rampak Kolecer, Pawai Obor, Pengajian, Dzikir Akbar dan Manaqib Qubro, Wisata Ziarah, Musik dan tari religi, semua dipastikan siap menghibur wisatawan.

Musikalitasnya, akan didukung musik tradisi dan modern serta musikalisasi puisi penyair Sufi Ridwan Ch. Madris. Unsur tari, sinden dan lawaknya, akan diisi  tari tradisi dan modern, lawak Aman Amin dan Bajidoran Balad Pandawa yang menampilkan parade sinden dan penari cantik dengan pesona mojang Priangan.

Untuk kuliner, ada Festival Kuliner Cita Rasa Pasundan, demo masak 100 nasi liwet, dan tumpeng, dipandu Mojang Jajaka Ciamis, dan cara unik ngampar Makan bersama.

Tak ketinggalan dengan Gelaran & Karnaval budaya menampilkan Bebegig Baladewa, Wayang Landung, Buta Kararas, Sisingaan, Kuda Bajir, komunitas pedagang ikan, komunitas motor hias dan motor cross, pesona pakaian adat nusantara, Angklung Dogdog dan Buncis.

Prosesi Pesona Jagir Festival dibagi dua sesi, siang dan malam. Pada siang, akan menampilkan komposisi musik 500 suara terektek bambu. Kemudian Pesta Rakyat Gubyag, tangkap ikan, Perang Leutak, pentas seni Pencak Silat lumpur wargi Saluyu,” kata Wawan.

Sementara prosesi Pesona Jagir Festival yang digelar malam, akan menampilkan komposisi tari dan lagu. Setelah itu akan dilanjutkan dengan menari bersama “Bangbung Hideung” yang diikuti seluruh pengunjung dengan dipandu Penyanyi Pop Sunda Rita Tila dan Yanti Puja. Endingnya, ditutup dengan semarak pesta kembang api.

Seperti dikutip dari Indopos, Jumat (12/5/2017), Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi warisan budaya yang terus lestari di Ciamis. “Bangga melihat tradisi Ciamis dan Jawa Barat. Kelestariannya terus dipelihara. Ini yang menarik. Budaya sebenarnya masih jadi alasan 60 persen orang datang saat berkunjung ke suatu tempat. Kalau orang ramai datang ke Ciamis, itu karena budaya juga,” tutur Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*/ULSormin)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*