Menyaksikan Festival Gondang Naposo, Media Cari Jodoh Dalam Budaya Batak

Festival Gondang Naposo dapat diikuti usia peserta minimal 16 tahun atau belum menikah. Masing-masing tim berjumlah minimal 25 orang dan maksimal 30 orang.

SEKALIJALAN.COM, SAMOSIR – Dalam budaya Batak, ada sebuah ritual perkenalan, tegur sapa, atau bisa dibilang berbalas pantun antara muda mudi yang ingin mencari jodoh. Namanya Gondang Naposo. Pemerintah Kabupaten Samosir menyelenggarakan Festival Gondang Naposo, bahkan menyediakan hadiah bagi yang berhasil menjadi pemenang.  Tak tanggung-tanggung, event yang diselenggarakan 29-30 April 2017 ini berhadiah total Rp 20 juta

Festival Gondang Naposo dapat diikuti usia peserta minimal 16 tahun atau belum menikah. Masing-masing tim berjumlah minimal 25 orang dan maksimal 30 orang. Dan setiap tim harus memiliki paminta gondang, serta menampilkan formasi gondang mula-mula, somba, hata sopisik, kreasi dan hasatan sitio-tio.

“Ini sangat unik. Gondang Naposo merupakan ritual etnis Batak sebagai media perkenalan dan tegur sapa, berbalas pantun antar pemuda dan pemudi sampai melangkah ke jenjang perkawinan. Pemerintah daerah juga menyediakan hadiah total Rp20 juta. Silakan datang ke Samosir untuk menyaksikan festival tak biasa ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya Kabupaten Samosir, Ombang Siboro, Rabu (19/4/2017)

Penonton juga dapat menyaksikan 12 sanggar tari dari Samosir, Dairi, Tapanuli Utara, Tobasamosir, Pematangsiantar, Medan dan lainnya yang mengikuti ajang tersebut. Dari mulai utusan instansi pemerintah baik provinsi maupun kabupaten dan kota, lembaga pendidikan tinggi negeri dan swasta, lembaga pendidikan menengah negeri dan swasta, utusan gereja, lembaga seni budaya, komunitas seni budaya, lembaga sosial maupun organisasi sosial, semua berbaur jadi satu. Yang penting,

“Keseluruhan rangkaian gondang yang ditampilkan bebas untuk dikreasikan namun tidak mengurangi makna dan tujuan akhir dan harus diiringi pargossi yang disiapkan panitia penyelenggara. Sinopsis gondang kreasi harus sudah diserahkan kepada panitia paling lambat 27 April,” kata Ombang.

Ombang menambahkan, peserta dapat mendaftar langsung ke kantor Dinas Pariwisata Samosir pada jam kerja atau mengirim formulir melalui email [email protected], atau melalui Facebook Dinas Pariwisata Samosir.

“Untuk pendaftaran terakhir peserta pada 27 April pukul 12.00 WIB, dengan kriteria penilaian meliputi, ketepatan tortor, penggunaan ulos, wiraga, wirasa dan wirama, komposisi atau pola lantai, etika atau disiplin, maupun inovasi gerak laku pada tortor kreasi,” ujarnya.

Bisa dibilang dalam konteks dunia modern, agendanya mirip dengan ‘Take Me Out by Ancient Batak People’. “Rangkaian kalender pariwisata ini, kami harapkan juga menjadi sarana pertunjukan dan hiburan bagi wisatawan dan masyarakat,” kata Ombang.

Yang perlu dicatat, tahun ini evennya dikemas beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di edisi 2017, penyelenggara akan menampilkan para muda-mudi dengan aksesoris khas Batak. “Tarafnya sudah internasional. Nanti akan ditampilkan berbagai tortor muda-mudi yang ceria, sekaligus sarana muda-mudi asal Batak untuk mencari jodoh. Ini dibuat untuk mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Samosir, yang merupakan jantung-nya Danau Toba,” Ombang menambahkan.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon menargetkan hingga 10 4ibu wisatawan menyaksikan Festival Gondang Naposo.

Festival yang digelar di Pasir Putih Parbaba ini akan dimeriahkan dengan hiburan rakyat, serta grup band terkenal di tanah Batak yaitu Stelfoise, dan grup-grup band musik tradisonal lainnya. Tidak hanya itu, Festival yang digelar selama dua hari ini, rencananya akan diselenggarakan event sport tourism bertajuk Jelajah Sepeda Internasional (OKBA Internasional), serta yang tak kalah menarik Open Dragon Batt di Danau Toba juga akan disiapkan.

“ Target kita sekitar 5.000 hingga 10.000-an wisatawan berkunjung ke Samosir, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara,”kata Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

Rapidin juga berpesan, untuk semua orang yang peduli dan ingin belajar tentang Budaya Batak Tartor Muda-mudi agar datang ke Festival Gondang Naposo 2017. “Bagi wisatawan yang ingin menikmati Tradisi Budaya Batak yang sangat Langka ini, datanglah ramai-ramai ke Samosir untuk menyaksikan dan sembari berlibur. Nikmati budayanya, nikmati hiburannya dan nikmati keindahan alamnya,” katanya. (*/DIK)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*