Menyenangkan Bisa Melepaskan Penyu Unyu di Taman Wisata Alam Tanjung Keluang

Tanjung Keluang juga dikenal sebagai lokasi pendaratan penyu sisik atau penyu paruh elang . FOTO:SEKALIJALAN.COM/NOR

PANGKALAN BUN, SEKALIJALAN.COM – Bagi para pelancong nama Tanjung Keluang, Pangkalan Bun,Kalimantan Tengah memang belum se-eksis dengan Taman Nasional Tanjung Puting. Tapi sebenarnya Taman Wisata Alam Tanjung keluang juga menyajikan pemandangan yang tak kalah eksotis. Seperti yang tim sekalijalan rasakan, mengeksplorasi Tanjung Keluang rasanya tak boleh sebentar.

Walaupun garis pantainya tak begitu panjang tapi pasir putihnya, jejeran pepohonan Cemara Laut, memberikan nuansa romantis. Menenangkan.  Dan tak sulit menemukan pemandangan jejak-jejak makhluk laut, seperti jejak tapak serupa cakar dengan garis meliuk di antaranya yang merupakan jejak biawak monitor. Kadal juga mudah dijumpai. Begitu juga dengan penyu dan kepiting pantai.

 

Tanjung Keluang juga dikenal sebagai lokasi pendaratan penyu sisik atau penyu paruh elang . Pihak pengelola, BKSDA Kalimantan Tengah memberikan fasilitas penampungan untuk  anak-anak penyu (tukik) yang kemudian dimasukkan ke dalam bak-bak berisi air laut. Telur-telur penyu dipindahkan ke bangunan penangkaran, lalu ditetaskan dalam bak-bak pasir yang tersedia. Nah, para pengunjung bisa mengikuti program pelepasan tukik. Seru kan melihat penyu unyu.

DI Tanjung Keluang terdapat fasilitas penampungan untuk anak-anak penyu (tukik) yang kemudian dimasukkan ke dalam bak-bak berisi air laut.
FOTO:SEKALIJALAN.COM/NOR

Momen yang juga tak boleh dilewatkan saat berada di Tanjung Keluang adalah menyaksikan matahari terbit dan terbenam. Indah. Banget. Seperti adegan di film-film drama romantis. Tapi dianjurkan untuk dapat menikmati momen romantis  keindahan matahari terbenam, lebih baik di sisi pantai barat. Bukan tanpa alasan, karena kawasan perairan Tanjung Keluang bisa dibilang cukup ramai lalu lintas kapalnya.

Satu lagi aktivitas menarik lainnya yang harus dilakukan saat di Tanjung Keluang adalah menyusuri  hutan mangrove. Namun memang untuk sementara, menjelajahi hutan mangrove ini harus dilakukan dengan transportasi perahu atau speedboat saja. Beruntung bila Anda bisa menyaksikan Oranguta di beberapa pohon api-api. Sebab Orangutan di Tanjung Keluang masih liar.Biasanya mereka akan langsung kabur saat mendengar suara motor kapal. (NOR)

 

TAMAN Wisata Alam Tanjung keluang juga menyajikan pemandangan yang tak kalah eksotis.
FOTO:SEKALIJALAN.COM/NOR

Menuju Taman Wisata Alam Tanjung Keluang:

1.Setelah tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun , menuju kawasan Kubu (bila naikroda dua/kendaraan roda empat sekitar 45 menit).

2.Kemudian dari Kubu – Tanjung Keluang (transportasi berupa kapal kayu kecil atau kapal kelotok sekitar 35 menit. Sementara naik speedboat memakan waktu sekitar 15 menit)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*