Mocca dan Payung Teduh Hibur Penonton Medan

Mocca dan Payung Teduh melagukan Secret Admirer di hadapan penonton, di Lapangan Benteng, Medan. FOTO:SEKALIJALAN/ELSA OLIVIA KARINA

SEKALIJALAN.COM, MEDAN –  Antusiasme menyaksikan penampilan Mocca dan Payung Teduh sudah terjadi sejak publikasi dimulai pada awal bulan Mei lalu. Tidak mengejutkan jika pada Minggu (21/5/2017) malam seluruh sisi Lapangan Benteng, Medan penuh dengan kerumunan yang didominasi oleh kaum muda.

Meski ini menjadi pertemuan kelima Payung Teduh dengan warga Medan, namun teriakan memanggil sang bintang tetap sekeras saat Payung Teduh menggelar konser di Medan.

Saat waktu menunjukkan pukul 21.30 WIB, mood penonton langsung terbangun saat Mocca dan Payung Teduh melagukan Secret Admirer di hadapan penonton malam itu. Setelahnya, Payung Teduh kembali ke belakang panggung dan mempersilahkan band indie asal Bandung itu untuk mencuri perhatian penonton terlebih dahulu. Beberapa lagu, seperti Happy, You, My Only One, dan Do What You Wanna Do pun terlantun dari suara khas Arina yang didampingi personel lain.

Arina, sang vokalis, tak henti melempar senyum dan kecupan kiss bye serta lambaian tangan kepada seluruh penonton. Hal ini mengundang perhatian penonton yang hendak mengabadikan momen tersebut via smartphone.

Arina, vokalis Mocca.
FOTO:SEKALIJALAN/ELSA OLIVIA KARINA

Saat giliran Payung Teduh tiba, mengalunlah Menuju Senja dari grup band yang terbentuk pada akhir 2007 itu. Penampilan mereka disambut decak kagum penonton yang diapresiasi lewat ramainya ponsel canggih penonton terangkat untuk mengabadikan momen malam itu. Mohammad Istiqomah, sang vokalis, juga menyapa seluruh penontong sebelum melanjutkan ke lagu berikutnya.

“Medan apa kabar? Saya melihat Medan masih sama, masih damai, masih aman, masih hangat, dan masih panas ya. Siapa yang mau kasih saya Durian malam ini?” katana disambut riuh tawa penonton.

Setelahnya, tepukan tangan datang dari penonton terdengar semakin keras saat Payung Teduh melantunkan Resah malam itu. Istiqomah, sang vokalis yang tampil dengan kaus putih, jaket hitam, dan celana hitam panjangnya tampak tersenyum melihat antusias para penonton terhadap lagu yang ia bawa. Istiqomah kemudian melanjutkan dengan lagu Rahasia, Di Ujung Malam, Rahasia, dan Biarkan

Malam kemudian dilanjutkan dengan aksi kolaborasi yang apik dari Mocca dan Payung Teduh kembali. Satu lagu andalan yang memang sudah ditagih sedari awal oleh para penonton, Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan, mengundang gemuruh teriakan penonton. Lagu tersebut pun menjadi penutup aksi kolaborasi Mocca dan Payung Teduh sekaligus mengakhiri rangkaian konser Urban Gigs malam itu. (Elsa Olivia Karina)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*